SMA Pradita Dirgantara (PD) kembali menunjukkan komitmennya dalam memajukan olahraga di kalangan siswa melalui penyelenggaraan turnamen basket PDCup 2023. Ajang ini menjadi panggung bagi Prestasi Basket Pelajar dari berbagai sekolah di Jawa Tengah, menampilkan semangat kompetisi dan bakat-bakat muda yang menjanjikan. Turnamen yang sukses digelar ini tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga wadah bagi para atlet untuk mengasah kemampuan dan sportivitas.
PDCup 2023 diikuti oleh empat tim basket putra terbaik dari Jawa Tengah, yang berlaga untuk memperebutkan posisi teratas. Pertandingan-pertandingan yang disajikan berlangsung sengit dan penuh drama, menunjukkan dedikasi tinggi dari para Prestasi Basket Pelajar yang berpartisipasi. Hasil akhir turnamen menunjukkan dominasi tim-tim unggulan.
Berikut adalah daftar juara PDCup 2023:
- Juara 1: SMK Santo Mikael (Mico)
- Juara 2: SMA Warga Surakarta
- Juara 3: SMA 11 Semarang
SMA 11 Semarang berhasil mengamankan posisi ketiga setelah mengalahkan SMA Insan Cendekia Sukoharjo dengan skor 77-68 dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Puncak turnamen terjadi di pertandingan final, di mana SMK Santo Mikael berhasil mengungguli SMA Warga Surakarta. Kemenangan ini mengulang sukses mereka di Liga Solo 2022, menegaskan dominasi mereka di kancah basket pelajar regional. Salah satu pemain kunci dari SMK Santo Mikael yang tampil gemilang adalah Halmaheranno Aprianto Lolaru. Pemain muda ini sebelumnya telah mencuri perhatian setelah mengikuti training camp DBL All-Star di Amerika, dan perannya sangat krusial dalam membawa timnya meraih juara.
Penyelenggaraan PDCup 2023 ini tidak hanya membuktikan kemampuan SMA Pradita Dirgantara dalam menggelar ajang olahraga berskala regional, tetapi juga mempertegas posisi sekolah tersebut sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di Indonesia. Berdasarkan nilai rata-rata UTBK 2022, SMA Pradita Dirgantara menempati peringkat ketiga nasional. Sekolah berasrama ini didirikan melalui kerja sama antara TNI Angkatan Udara, Yayasan Ardhya Garini (Yasarini), dan FKIP Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan fokus pada pembelajaran berwawasan kedirgantaraan. Keberhasilan dalam mengembangkan Prestasi Basket Pelajar seperti ini menunjukkan bahwa sekolah tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu membina talenta non-akademik dengan baik.
